ANGKA KEMATIAN BAYI TERGOLONG TINGGI

Sampang – DISKOMINFO

Angka kematian bayi di Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur tergolong tinggi, terbukti pada tahun 2016 jumlah bayi yang meninggal dunia 215 sedangkan 50 bayi meninggal terjadi sampai bulan Juni 2017.

Pernyataan itu di sampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang dr. Firman Pria Abadi, MM., Kamis 13/7 melalui telepon selluler.

dr. Firman Pria Abadi, mengaku walaupun angka kematian bayi cukup tinggi namun setiap tahunnya terjadi penurunan.

Menurutnya ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kematian bayi yakni pihak keluarga terlambat mengambil keputusan, biasanya karena permasalahan biaya dan ketidak tahuan.

Kemudian keterlambatan merujuk akibat jarak tempuh maupun akses jalan yang tidak maksimal serta keterlambatan pelayanan dimana pihak keluarga baru membawa ke Polindes atau Puskesmas setelah sudah parah

Selama ini usia yang mengalami kematian pada umumnya di bawa 28 hari, sebab dalam usia tersebut bayi dianggap masih masa kritis sampai usia satu tahun.

“Makanya kesehatan ibu hamil harus di jaga sampai sembilan bulan maupun sebelum persalinan,” ujar dr. Firman Pria Abadi. (D)